oleh

Sosok SSK Diakui Terbukti Jujur, Bersih, Peduli dan Merakyat

MANADO, kawanuaterkini.co.id- Ir Sonya Selviana Kembuan (SSK) mantap menatap pilkada serentak 2020. Nama SSK kian melejit jelang tahapan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado. Sosok pebisnis handal ini terus mendapat simpati rakyat.

Keluar dari ‘zona nyaman’, sudah pasti. Ya, salah satu ‘konsekuensi’ yang harus diterimanya. Meninggalkan dunia usaha yang sudah lama dirintis. Demi mewujudkan kepedulian mengabdi dan membangun tanah kelahirannya.

Alumnus Faperta Unsrat ini merasa sebagai manusia, apa yang diberikan Tuhan sudah sangat mencukupi. Dengan latar belakang pengusaha sukses yang dimilinya, SSK mengaku sudah banyak merasakan berkat dari Tuhan. “Saya seorang pengusaha dan bersama keluarga dianugerahui berkat dari Tuhan Maha Kuasa. Oleh karenanya tidak ada sedikit niat untuk memperkaya diri sendiri. Niat saya semata-mata untuk berbakti di tanah kelahiran saya,” ungkapnya, Selasa (5/11) 2019.

Dia pun berkomitmen menjadi pemimpin yang melayani rakyat, bukan dilayani. “Pemimpin yang dekat dengan rakyat, pemimpin yang melayani rakyat bukan pemimpin yang ingin dilayani oleh rakyat,” tuturnya.

Alasannya kenapa? karena pemimpin dipilih oleh rakyat untuk mewujudkan kebutuhan mereka. Pemimpin sebagai pelayan atau servant leadership mempunyai tujuan utama melayani kepentingan mereka yang dipimpinnya. “Orientasinya menjadi pemimpin bukanlah untuk kepentingan pribadi atau golongan, namun lebih kepada kepentingan publik yang dipimpinnya, bukan sebaliknya rakyat melayani pemimpin,” sebutnya.

Ia menambahkan, tidak ada kunci lain menjadi pemimpin yang baik selain melayani dan menjadi hamba bagi rakyat. “Sejauh mana ukuran bisa memimpin rakyat ? ialah sejauh kita mau berkorban bagi rakyat, sejauh itu pula rakyat akan mencintai pemimpinnya,” tuturnya.

Menjalankan pemerintahan, kata dia, harus di atas kepentingan rakyat. Ketika rakyat menegur dan mengingatkan dengan cara rakyat, sebagai pemimpin harus loyal dan bisa mengintrospeksi diri. “Dimarahi rakyat itu adalah hal yang lumrah, itu sebuah teguran berarti ada yang salah dengan kita. Kewajiban kita menerima dan memperbaiki kesalahan atau kekurangan. Siap menerima teguran, siap menerima masukan demi kemajuan Manado yang kita cintai ini,” jelasnya.

Atas dasar itu, SSK siap meletakan diri sebagai pelayan rakyat. “Komitmen pemimpin yang melayani adalah meletakkan diri menjadi pelayan rakyat. Siap menerima segala macam cemoohan dan kemarahan serta tidak membuat jarak antara pemimpin dengan rakyat,” jelasnya.

Terkait dunia usaha yang dijalaninya, Alfa Pusung Sekretaris TIM, menjelaskan hal yang terpenting bagi SSK sekarang adalah membangun Manado. “Kalau usaha, kan ada suaminya. Yang SSK pikirkan sekarang, pulang kampung dan memberi diri dalam pelayanan kepada masyarkat dengan tujuan memajukan Kota Manado,” ucapnya.

Menurutnya, Kota Manado sangat membutuhkan figur seperti SSK. Dirinya melihat sikap santun dan karakter rendah hati serta kepemimpinan ada dalam jiwa Sonya Selviana Kembuan. “Saat ini masyarakat merindukan pemimpin yang melayani bukan dilayani. Pemimpin yang siap mensejahterakan rakyat, pemimpin yang akan membawa Manado lebih baik dari sekarang,” bebernya.

Karenanya, dia yakin bahkan menjamin, sosok SSK akan menjadi pemimpin yang melayani bukan dilayani. “Wali kota bukan raja, wali kota bukan ratu, wali kota bukan bos, akan tetapi wali kota adalah pelayan rakyat,” ujar dia.

Decky Domitz, warga Bunaken Kepulauan menginginkan sosok pemimpin yang bersih, jujur, dan mau serta mampu melayani. “Saya berharap pemimpin ke depan itu orangnya bersih, jujur, mau dan mampu melayani masyarakat serta bijaksana dalam bersikap,” kata dia.

Decky menilai, figur itu ada dalam diri Sonya Selviana Kembuan. “SSK itu pengusaha. Sebelumnya dia meniti karir dari nol. Sekarang hidupnya mapan dan menjadi pemimpin di sejumlah perusahaan. Silahkan masyarakat menilai,” sebut Decky.

Lanjut Decky, dirinya tertarik dengan komitmen SSK yang menyatakan kesiapan untuk mempertahakan sikap jujur dan bersih jika dipercayakan rakyat memimpin Manado. “Posisi SSK jelas. Ketika sebagai pemimpin, transparan dalam pengelolaan keuangan daerah. Transparan terhadap program-program yang akan dikerjakan. Karena SSK sadar, dirinya lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujar dia.

Dia menambahkan, pemimpin sebagai sebuah amanah harus diberikan kepada figur yang tepat dan tidak akan berkhianat terhadap amanah rakyat dan konstitusi. “Saya yakin, jika dipercayakan masyarakat, SSK akan terus berada di tengah-tengah rakyat. Sehingga mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai kepala daerah. Membangun Manado dengan potensi daerah. Imbasnya masyarakat sejahtera,” tandasnya.(JL)

Terkini