oleh

Peran Pers Sangat Dibutuhkan Informasikan Tahapan Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19

TOMOHON, kawanuaterkini.co.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon menggelar sosialisasi Peraturan KPU-RI Nomor 5 Tahun 2020 kepada Insan Pers Pos Liputan Tomohon, bertempat di Aula Kantor KPU Tomohon, Senin (29/6) 2020.

Sosialisasi ini dilaksanakan pasca dibuka kembalinya tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di 270 daerah di Indonesia pada 9 Desember 2020 mendatang.

Saat membuka kegiatan, Ketua KPU Tomohon Harryanto Lasut mengatakan, sosialisasi ini sangat penting bagi masyarakat Tomohon untuk mengetahui tahapan Pilkada Serentak yang berlangsung dimasa Pandemi Covid-19 ini.

“Maka kami juga butuh dukungan dari insan pers baik media cetak maupun elektronik sebagai agen informasi KPU, untuk menyampaikan pada masyarakat soal apa yang sementara dan akan dilakukan oleh penyelenggara dalam hal ini KPU Tomohon. Ini juga demi suksesnya Pilkada Serentak 2020,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu Komisioner Stenly Kowaas memaparkan tahapan yang akan dilaksanakan mulai dibuka 15 Juni 2020 hingga hari H pemilihan, yakni 9 Desember 2020 hingga penetapan Pasangan Calon (Paslon) terpilih.

“Saat ini kami berada pada tahap verifikasi factual terhadap calon perseorangan, yakni verifikasi di tingkat kelurahan. Selanjutnya di tingkat kecamatan, tingkat kota hingga tingkat provinsi,” bebernya.

Sedangkan, salah satu komisioner Robby Golioth menjelaskan, untuk verifikasi dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan Covid-19. Dimana, para petugas yang turun ke lokasi menggunakan masker, tetap menjaga jarak dan sering cuci tangan.

“Jika seseorang yang diverifikasi menyatakan tidak mendukung calon Paslon perseorangan, dia wajib menandatangani formulir yang menyatakan tidak mendukung. Jika tidak maka akan dinyatakan mendukung,” terangnya.

Ditambahkan, komisioner lainnya Andre J Wowor, dia berharap insan pers sebagai mitra kerja KPU bisa melakukan sosialisasi dengan baik, terkait tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Sekedar informasi, satu dari lima komisioner KPU ini yakni Albertina Pijoh tidak sempat menghadiri sosialisasi ini karena sedang tugas luar.(jil)

Terkini