oleh

Sebelum Berpolitik Praktis, Virgie Baker Sudah Lama Perjuangkan Hak Rakyat

TOMOHON, kawanuaterkini.co.idKebanyakan orang berpikir untuk memperjuangkan hak rakyat, jika nanti sudah terpilih sebagai kepala daerah maupun anggota DPRD.

Hal itu, memang tidak sepenuhnya keliru. Namun, niat baik tersebut bisa juga dilakukan sebelum menjadi top eksekutif atau legislatif. Melainkan melalui berbagai cara.

Salah satunya, lewat profesi yang dijalani sebelumnya. Seperti sebagai jurnalis yang salah satu tugasnya menyuarakan aspirasi rakyat lewat pemberitaan. Inilah yang sudah dilakukan oleh Virgie Baker SS MSi.

Setelah menyelesaikan program sarjana atau S1 di Fakultas Sastra Jepang Universitas Indonesia di Tahun 1998, dan melanjutkan program Magister (S2) di Jurusan Komunikasi Media, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia pada tahun 2010.

Virgie sapaan akrabnya, pernah menjadi sekretaris di salah satu perusahaan. Kemudian, melanjutkan karir sebagai jurnalis  sekaligus presenter di stasiun televisi nasional Metro TV. Dari situ, Virgie mulai memahami segala kebutuhan masyarakat serta bagaimana trik pemerintah untuk membangun daerah.

“Saya memulai karir sebagai wartawan di TV Nasional Metro TV, sekaligus menjadi News Presenter di TV tersebut. Berkiprah sebagai profesional di Metro TV hingga saat ini,” tutur kolega presenter kondang Natjwa Shihab itu, kepada wartawan, belum lama ini.

Setelah bertahun-tahun menjalani profesinya tersebut. Virgie pun berpikir untuk menjadi pelaku politik praktis, agar bisa berbuat lebih. Tentunya, bukan hanya bisa mengawal lewat pemberitaan tapi bisa terlibat langsung.

“Saya juga aktif dalam organisasi kepartaian yakni Partai Nasional Demokrat,” ucapnya, yang juga saat ini menjadi kontestan Pilwako Tomohon, sebagai Calon Wakil Wali Kota berpasangan dengan Calon Wali Kota Jilly Gabriella Eman (JGE).

Istri tercinta dari Aryo Widiardi dan ibu dari Treya dan Kimi ini, punya pengalaman liputan fenomenal. Virgie pernah ditugaskan meliput konflik Ambon tahun 2000, darurat militer di Aceh tahun 2003 dan Tsunami Aceh sekira tahun 2004.

“Itu membuka mata dan pikiran saya bahwa masih banyak tugas besar yang harus dilakukan. Karena politik ada perjuangan untuk menegakkan kepentingan orang lain dan memperjuangkan nasib banyak orang,” tutur anggota skuad Tim Jenggala atau Tim Pemenangan Jokowi-JK tahun 2014.

Virgie dilahirkan oleh pasangan Alm K Baker berasal dari Kema, Minahasa Utara dan ibu bermarga Bororing-Rotti asli Tomohon, dilahirkan di Jakarta, 6 September 1975. Dia memiliki keluaga besar di Sarongsong, Kecamatan Tomohon Selatan.

“Untuk itu semua, izinkan dan terimalah saya untuk bisa menjadi bagian dari keluarga besar warga Tomohon melalui pertarungan Pilwako 9 Desember 2020,” imbuh Sekretaris Pemenangan Ahok-Djarot tahun 2017 itu.(jil)

Terkini