oleh

Wenny Lumentut Jadi Pembicara di Talk Show Terkait APP 2021

TOMOHON, kawanuaterkini.co.id – Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut (WL) menjadi salah satu pembicara di Talk Show, yang diselenggarakan oleh Manado Catholic Orchestra (MCO), Komisi Kateketik Keuskupan Manado, Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Manado serta Komisi Kepemudaan Keuskupan Manado.

Kegiatan bertema ‘Bertobat: Merombak Solidaritas Baru’, yang juga merupakan bagian dari Sosialisasi Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2021 bagi Umat Katolik ini, dilaksanakan secara Live Streaming, pada Sabtu (6/3) 2021.

Pada kesempatan itu, WL menceritakan kehidupan masa lalu begitu kelam yang dilaluinya. Dimana, dirinya melakukan suatu hal yang dianggap menyenangkan, namun sebenarnya merugikan banyak orang. Hingga bertekad untuk bertobat dan menata hidup lebih baik lagi.

“Memang tidak bisa saya sembunyikan atau pungkiri. Masa lalu saya penuh dunia hitam. Saya mengakui banyak uang yang didapat, tapi keluarga menjadi amburadul. Sehingga saya bersikap untuk berhenti dan pelan-pelan menata hidup yang lebih baik,” katanya.

Dia pun terus mencari pekerjaan yang legal. Dengan sabar dan terus berusaha, akhirnya dia pun mendapat pekerjaan.

Kemudian, dari situlah berbagai pekerjaan legal mulai didapatinya. WL pun terjun ke dunia politik dan menjadi wakil rakyat di Gedung DPRD Provinsi Sulut, guna mendengar, menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat. Setelah itu, dia mengemban tugas yang dijalani saat ini yakni Wakil Wali Kota Tomohon.

“Karena kondisi Covid-19 saat ini, kehidupan masyarakat semua pada susah. Jadi, saya minta kepada warga untuk stop melakukan kegiatan aneh-aneh, lebih baik kerja kebun nanti diberikan bantuan bibit dan traktor. Yang penting kerja legal,”

Disamping itu, WL mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan, karena masih diberi kesempatan untuk hidup sampai saat ini. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, dia dapat melayani sesama umat. “Karena masa lalu saya begitu jelek, sehingga saya tidak mau kembali ke dunia yang dilewati. Saya sadar manusia hidup tidak mungkin seribu tahun. Paling tidak, dalam sisa-sisa hidup ini, kita ingatkan hal-hal yang baik,” tukasnya.

Sementara itu, Moderator Talk Show Pastor Kris Ludong Pr mengatakan, ini pengalaman yang hebat. Sukar mau dapat sharing pengalaman yang luar biasa seperti ini. Dari pertobatan itu, sekarang sudah mulai diangkat seolah-olah mendaki Gunung Tabor.

“Pasti kita semua mendoakan Pak Wenny bersama Pak Caroll di Tomohon. Semoga sukses membawa Tomohon menjadi kota yang pendidikan dan religius yang bagus. Itulah tema kita, pertobatan berantas solidaritas-solidaritas yang palsu,” pungkasnya.(jil)

Terkini